Tahu Bulat Laser

Tahu Bulat Laser
Agen Tunggal Surabaya - 081230174960
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Agustus 2010

Pesisir Selatan Laut Flores

Liputan6.com, Flores: Di pesisir selatan Laut Flores terdapat sebuah kabupaten yang menyimpan sejuta pesona alam. Meski belum dikenal luas, namun siapa pun yang berkunjung ke sana dijamin tidak akan menyesal. Kabupaten yang dimaksud adalah Ngada, kawasan di bagian tengah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Di wilayah sekluas 3.037,9 meter persegi ini terdapat jajaran pulau dengan pasir putih. Penduduk sekitar menamakannya dengan sebutan wisata 17 pulau.

Keindahan 17 pulau tak berpenghuni tersebut bisa dinikmati setelah berlayar sebentar dengan perahu motor. Biaya sewanya Rp 250 ribu. Lalu apa yang bisa dilihat lagi selain pasir putih? Jutaan kelelawar besar hidup di pulau kosong itu. Sedikit tepuk tangan dan kelelawar langsung beterbangan.

Jika Anda berminat ke Pulau Rutong, salah satu dari 17 jajaran pulau, akan terkagum-kagum dengan pemandangan di bawah laut. Bunga karang di air dangkal nan jernih pastilah dapat menyejukkan mata. Sayangnya, setiba di pulau tersebut Anda tidak akan bisa menemui villa atau tempat beristirahat. Sebagai gantinya, pengunjung akan dipuaskan dengan kesegaran air kelapa muda. Anda siap berpelesir ke 17 pulau tersebut? Dan bawalah peralatan menyelam Anda.(OMI/AYB)

Sabtu, 24 April 2010

Sumenep ... kenangan mans masa kecilku..




Mungkin tidak banyak orang yang tahu bahwa di Pulau Madura dibagi menjadi empat madura bahasa yang berbeda dan ini dapat dilihat dari setiap kabupaten antara Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. Di mana ada istilah di Pulau Madura, yang lebih kearah timur maka bahasa yang digunakan tingkat yang semakin halus. Dalam hal ini Sumenep yang berada dalam posisi kota paling timur di Pulau Madura disamakan dengan sebuah bahasa tingkat seperti kota Solo Jawa.


Saya yang lahir di Surabaya, tapi banyak menghabiskan masa kecil saya di Pulau Madura, khususnya di Sumenep ini. Untuk lebih khusus tepatnya di seberang pulau dari ujung timur Sumenep (Kecamatan Kalianget) tepatntnya di Pulau Poteran ( Kecamatan Talango ) . Sepuluh tahun masa kecilku di sana, tepatnya saat menjalani pendidikan dasar (sekolah dasar) dan sekunder (SMP), setelah menyelesaikan TK di kota Palembang dua tahun. Itulah  yang membuat saya mampu menggunakan bahasa Sumenep Madura,tetapi sekarang banyak yang lupa (hehehe. Karena itu jarang ada sekarang)..

Kembali ke wilayah Sumenep diskusi yang terletak di pulau paling timur Madura, dan jika perjalanan dari kota Surabaya sekitar 199 KM atau 5-6 jam naik bus. Di kabupaten ini terdapat beberapa pulau yang dihuni 126 belum. Tahun yang punya nama tetapi untuk Pulau Puteran sudah sebuah distrik tunggal meskipun hanya 3 KM lebar dan panjang 18 KM dengan sembilan desa di dalamnya. Itulah sebabnya mengapa disebut Pulau Poteran, karena dikelilingi laut (poteran = bulat) di wilayah desa.

Benar-benar menyenangkan mengingat masa lalu di sana, karena ada banyak terumbu karang pantai Waru, cantik alami Padike Pantai Goa, Landak menantang dan Asta Yusuf Habib yang selalu mengunjungi kepulauan dan Negara Pilgrim. Saya sering berpikir sebelumnya, apakah pulau itu tetap seperti sebelumnya Poteran? Saya tidak bisa mengatakan semuanya sekarang.



Selain Pulau Poteran, sebenarnya ada banyak atraksi di Sumenep sangat menarik dan wisata yanag sangat  potensial tetapi tidak terekpos keluar. Saat masyarakat disana menyambut hari Kemerdekaan Indonesia dan karnaval Lomba perahu di Selat  Poteran dan juga ada Kerapan Sapi.  Di kota sSmenep kita bisa temukan Masjid dan Istana Sumenep yang artistik dan penuh sejarah, belum lagi Pantai Salopeng yang  selalu ramai ketika hari raya Ketupat dan keunikan Panorama Pantai Lumbang dengan latar belakang Pohon Cemara  Udang ( ini biasanya ditemukan hanya di Cina) , tak salah jika hal ini yang membuat orang syang berkunjung kesana selalu menginginkannya kembali dikemudian hari.

Senin, 19 April 2010

Wisata ke Jembatan Suramadu

Jembatan Suramadu yang namanya diambil dari singkatan dari kota Surabaya (SURA) dan pulau Madura (MADU), merupakan salah satu Jembatan Nasional yang melintasi selat madura dengan menghubungkan Surabaya dan Pulau Madura justru terletak di Bangkalan. Jembatan Suramadu yang memiliki panjang 5.438 meter dan lebar 30 meter, juga dapat dikatakan juga sebagai penghubung dua pulau yaitu Jawa, Madura Island. Hal ini dapat dikatakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi bangsa kita saat ini, yang mampu memiliki jembatan 3 terpanjang di Asia Tenggara (ASEAN).


Ini sangat bagus bagi anda yang melakukan perjalanan ke Surabaya, untuk mengunjungi dan wisata yang satu ini melihat lebih dekat pulau Madura, khususnya masyarakat Geografis dan Budaya. Jembatan Suramadu juga menyediakan jalur tol untuk sementara dikelola layanan pada tingkat tertentu klan Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 30.000, - untuk mobil / kendaraan empat roda, bus umum dilarang untuk lulus dijembatan ini. Dan Anda tidak perlu bingung karena Jembatan Suramadu di sisi Surabaya dan Madura, banyak tersedia tempat untuk menjual dari makanan-soevenir soevenir. Tapi ini tidak diperbolehkan untuk menyeberangi jembatan ketika angin bertiup terlalu kuat untuk takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh kita semua.


Jembatan Suramadu Nasional Harapan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2009, tidak hanya kebanggaan bagi bangsa kita sementara tetapi dorongan untuk putra dan putri bangsa untuk menghasilkan karya terbaik untuk Indonesia tercinta.